20200411_144946kartuprakerja.jpg

Fakta Seputar Kartu Pra Kerja

Jakarta - Pemerintah telah menyiapkan Program Kartu Prakerja bagi para pencari kerja dan pekerja formal atau informal yang terkena dampak langsung dari berkurangnya aktivitas ekonomi nasional saat pandemi Corona.

Program Kartu Prakerja ini sebagai bagian dari pelaksanaan Inpres Nomor 4 Tahun 2020 tentang Refocusing Kegiatan, Realokasi Anggaran, serta Pengadaan Barang dan Jasa dalam rangka Percepatan Penanganan virus Corona.

Inpres ini memberikan perlindungan sosial dan menanggulangi dampak negatif dari wabah Corona terhadap perekonomian nasional.

Nah, ingin tahu seputar Program Kartu Prakerja? Dikutip dari akun instagram resmi prakerja.go.id, Sabtu (11/4/2020), berikut 4 fakta yang harus kamu ketahui seputar Kartu Prakerja:

1. Apa itu Kartu Prakerja?

Kartu PRakerja adalah program peningkatan kompentensi kerja yang diberikan dalam bentuk pembiayaan pelatihan dan insentif pasca pelatihan.

Setiap peserta hanya bisa menerima bantuan ini sekali seumur hidup.

2. Apakah hanya pengangguran yang bisa mendapat Kartu prakerja?

Tidak. Orang yang sudah bekerja dan berwirausaha boleh mendaftar program Kartu Prakerja.

Namun saat ini Kartu Prakerja juga diprioritaskan untuk para pekrja dan pelaku usaha kecil yang terdampak oleh pandemi Corona.

3. Apakah bantuan Kartu prakerja diberikan secara tunai?

Tidak. Bantuan akan diberikan secara non-tunai melalui mitra platform dan mitra pembayaran resmi Kartu Prakerja.

4. berapa kali bantuan Kartu Prakerja diberikan?

Bantuan akan diberikan 8 kali dalam bentuk:

a. Biaya pelatihan senilai Rp 1 juta ( 1 kali)

b. Insentif pasca pelatihan senilai Rp 600 ribu (4 kali)

c. Insentif surbei kebekerjaan senilai Rp 50 ribu (3 kali)

Sehingga total bantuan yang didapat pemegang Kartu Prakerja adalah Rp 3.550.000‬.